UMANews – Universitas Medan Area (UMA) dan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan resmi menjalin kemitraan strategis untuk memperkuat sektor pariwisata Sumatera Utara di kancah internasional. Pada Rabu, 29 April 2026, delegasi UMA memenuhi undangan Poltekpar Medan untuk melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung khidmat di kampus Poltekpar Medan. Sinergi ini diharapkan menjadi motor penggerak inovasi dalam pendidikan pariwisata dan pengabdian masyarakat yang berdampak luas.
Hadir mewakili Rektor UMA, Wakil Rektor Bidang Riset, Bisnis, dan Kerja Sama, Ahmad Rafiki, BBA, MMgt., Ph.D, dalam sambutannya menekankan bahwa kerja sama ini merupakan jembatan bagi mahasiswa kedua institusi untuk meraih pengalaman global.
“Fokus utama kerja sama ini adalah mengembangkan jangkauan global melalui program Summer Course atau Winter Course serta Student Mobility internasional. Kami ingin mahasiswa UMA dan Poltekpar Medan memiliki daya saing global, sembari tetap berkomitmen mengembangkan potensi wisata lokal yang melimpah di Sumatera Utara,” ujar Ahmad Rafiki.

Direktur Poltekpar Medan, Dr. Ngatemin, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UMA atas kehadirannya yang bertepatan dengan momen istimewa, yakni kegiatan Parents Day bagi orang tua mahasiswa Poltekpar.
“Terima kasih kepada UMA yang telah meluangkan waktu untuk meresmikan hubungan kerja sama ini. Melalui kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat, kami optimis potensi wisata daerah Sumatera Utara dapat kita angkat hingga ke mancanegara. Sinergi antara praktisi pariwisata dan pakar akademisi adalah kunci kemajuan sektor ini,” ungkap Dr. Ngatemin.

Kepala Biro Inovasi dan Kemitraan (BIK) UMA, Dian Fajar Prayoga, S.Kom., menegaskan bahwa implementasi dari MoU ini akan segera dilakukan melalui integrasi sumber daya di lapangan.
“Potensi wisata daerah akan kita kembangkan secara konkret melalui desa binaan wisata yang dimiliki Poltekpar, berkolaborasi dengan kelompok peneliti (riset) dari UMA. Kolaborasi yang saling menguntungkan ini tidak hanya bertujuan untuk edukasi, tetapi juga untuk mendukung peningkatan pendapatan regional (PAD) melalui tata kelola pariwisata yang lebih profesional dan inovatif,” tegas Dian Fajar.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian kegiatan produktif antar-fakultas dan program studi. Dengan menggabungkan kepakaran riset dari UMA dan keahlian terapan dari Poltekpar Medan, Sumatera Utara selangkah lebih dekat untuk menjadi destinasi pariwisata unggulan dunia.
