UMANews – Universitas Medan Area (UMA) kembali membuktikan kualitas lulusannya di kancah global. Pada Senin, 13 April 2026, UMA menyelenggarakan seleksi tahap akhir untuk program Magang Internasional Batch III bekerja sama dengan Japan World Business (JWB). Dalam gelombang kali ini, para mahasiswa terpilih akan ditempatkan pada perusahaan manufaktur otomotif terkemuka, Yorozu Oita, yang berbasis di Jepang.

Wakil Rektor Bidang Riset, Bisnis, dan Kerja Sama, Ahmad Rafiki, BBA, MMgt., Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak JWB atas kepercayaan yang terus diberikan kepada UMA. Beliau menekankan bahwa program ini merupakan peluang emas bagi mahasiswa untuk menyerap teknologi dan budaya kerja disiplin tinggi khas Jepang.
“Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa UMA untuk menimba ilmu langsung di industri Jepang. Ke depan, kami berharap permintaan serupa juga hadir untuk program studi lainnya di UMA, agar seluruh sivitas akademika merasakan pengalaman internasional yang setara,” ungkap Ahmad Rafiki.
Perwakilan JWB, Yunoki Kaito, menyatakan kekagumannya atas komitmen yang ditunjukkan UMA sejak awal kerja sama hingga mencapai Batch III. Menurutnya, dukungan institusi yang luar biasa menjadi kunci keberhasilan para delegasi UMA di mata perusahaan-perusahaan Jepang.
“Apresiasi yang tinggi kami berikan kepada UMA. Hingga gelombang ketiga ini, dukungan universitas sangat luar biasa dalam menyukseskan program magang internasional. Ini membuktikan bahwa mahasiswa UMA memiliki daya saing yang sangat diperhitungkan oleh industri di Jepang,” ujar Yunoki.

Kepala Biro Inovasi dan Kemitraan (BIK) UMA, Dian Fajar Prayoga, S.Kom., menegaskan bahwa program ini bukan sekadar magang biasa, melainkan jalur cepat menuju dunia kerja profesional. Program ini menjadi aktivator penting dalam pencapaian indikator kinerja universitas.
“Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari IKU 3, yaitu mahasiswa berkegiatan di luar kampus. Namun lebih dari itu, ini adalah katalisator untuk IKU 2 terkait kesiapan lulusan. Mahasiswa yang menyelesaikan magang dengan baik memiliki peluang besar untuk direkrut kembali sebagai karyawan tetap di Jepang, sehingga masa tunggu kerja lulusan kita menjadi nol bulan,” tegas Dian Fajar.
Seleksi akhir ini menjadi penentu bagi mahasiswa sebelum mereka menjalani pembekalan bahasa dan budaya lebih lanjut. Dengan kerja sama yang semakin solid antara UMA dan JWB, Universitas Medan Area semakin memperkokoh posisinya sebagai pionir dalam penyaluran tenaga kerja terdidik ke pasar internasional.
