UMANews – Universitas Medan Area (UMA) terus memperkokoh posisinya di kancah internasional melalui kemitraan strategis dengan industri global. Pada Senin, 26 Januari 2026, UMA menerima kunjungan resmi dari perwakilan Japan World Business (JWB). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus memperluas program magang mahasiswa UMA di Negeri Sakura, menyusul suksesnya delegasi gelombang pertama yang kini tengah bertugas di sana.

Perwakilan JWB, Yunoki Kaito, yang diterima langsung oleh Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc, dan Wakil Rektor Bidang Riset, Bisnis, dan Kerja Sama, menyampaikan laporan yang sangat membanggakan. Berdasarkan hasil pantauan rutin JWB kepada mitra industri di Jepang, mahasiswa delegasi UMA dinilai memiliki etos kerja dan kompetensi yang sangat baik.
“Mahasiswa delegasi UMA yang saat ini magang di Jepang mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari perusahaan mitra. Performa ini harus dipertahankan. Oleh karena itu, JWB dan UMA kini tengah serius mempersiapkan keberangkatan Batch II dan Batch III untuk memenuhi permintaan perusahaan di Jepang,” ujar Yunoki Kaito.
Rektor UMA, Prof. Dadan Ramdan, menyambut antusias laporan positif tersebut. Menurutnya, pengalaman bekerja di perusahaan internasional akan memberikan dampak transformatif bagi masa depan mahasiswa.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini. Mahasiswa UMA berkesempatan mendapatkan pengalaman luar biasa dengan terjun langsung di perusahaan internasional di Jepang. UMA terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan global yang kompetitif,” tegas Rektor.

Kepala Biro Inovasi dan Kemitraan (BIK) UMA, Dian Fajar Prayoga, S.Kom, menegaskan bahwa keberhasilan program magang Jepang ini merupakan indikator penting dalam penilaian kinerja perguruan tinggi.
“Kegiatan ini merupakan salah satu pilar dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 3, yakni mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus. Keberlanjutan program hingga Batch II dan III menunjukkan bahwa kurikulum UMA selaras dengan kebutuhan standar industri internasional,” ungkap Dian.
Program magang ke Jepang ini diharapkan menjadi role model bagi program internasionalisasi lainnya di UMA. Dengan persiapan yang matang untuk gelombang berikutnya, UMA semakin memantapkan diri sebagai kampus swasta di Sumatera Utara yang memberikan akses karier nyata hingga ke level mancanegara.
