UMANews – Di era persaingan global yang semakin ketat, peran kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi kunci untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Medan Area (UMA) dan PT. Bank Syariah Indonesia (BSI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS), sebuah langkah strategis yang mengukuhkan komitmen bersama mereka.
Acara penandatanganan yang berlangsung di kampus UMA ini menjadi momen penting, sekaligus menandai dimulainya program CSR Beasiswa Mahasiswa yang bertujuan membantu para mahasiswa berprestasi namun terkendala secara finansial.

Sebagai wujud nyata dari komitmen ini, BSI tidak menunggu lama. Pada kesempatan yang sama, BSI secara simbolis menyerahkan beasiswa tahap pertama senilai Rp 25 juta kepada sejumlah mahasiswa UMA yang telah melewati proses seleksi. Penyerahan ini disambut dengan antusiasme tinggi, baik dari pihak kampus maupun para penerima beasiswa.
“Beasiswa ini adalah investasi untuk masa depan bangsa,” ujar Area Manager BSI Medan Kota, Ikrar Simbolon, dalam sambutannya. “Kami percaya bahwa partisipasi aktif BSI dalam program ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk memajukan kecerdasan dan kualitas SDM Indonesia. Kami berharap, beasiswa ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berprestasi.”
Rencananya, beasiswa tahap kedua dengan nominal yang sama, Rp 25 juta, akan segera diserahkan dalam waktu dekat. Dengan total Rp 50 juta, program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan.
Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., mengungkapkan kebanggaannya atas terjalinnya kolaborasi ini. “Program beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan dukungan penuh dari BSI yang ikut serta secara langsung dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui program CSR,” tuturnya. “Kami berharap, kerja sama ini akan terus berlanjut, membuka peluang-peluang baru untuk pengembangan mahasiswa dan kampus.”

Senada dengan rektor, Kepala Biro Informasi, Promosi dan Kemitraan UMA, Dian Fajar Prayoga, S.Kom, menambahkan bahwa program ini adalah bukti nyata dari keberhasilan UMA dalam membangun hubungan yang kuat dengan dunia industri. “PKS ini adalah implementasi dari MoU yang telah kita laksanakan sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa kerja sama antara kampus dan industri dapat menghasilkan program-program yang memberikan manfaat langsung dan signifikan bagi mahasiswa kami,” tegasnya.
Program beasiswa ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi institusi dan perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia, membuktikan bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah. (/dianfp)
