Serdang Bedagai, 21 Juli 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Medan Area (UMA) melakukan kunjungan kerja strategis ke Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) pada hari Rabu lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kerja sama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan. Langkah ini selaras dengan komitmen UMA terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Delegasi FISIP UMA dipimpin langsung oleh Dekan FISIP UMA, Dr. Walid Mustafa, bersama dengan jajaran dosen dan staf akademik. Rombongan disambut hangat oleh Wakil Bupati Serdang Bedagai, H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, beserta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah. Suasana pertemuan berlangsung santai namun tetap fokus pada tujuan utama.

Dalam kesempatan ini, FISIP UMA dan Pemkab Sergai secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) dengan FISIP UMA. Penandatanganan PKS ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembangunan desa melalui pelatihan, pendampingan, serta program pemberdayaan masyarakat. Ini juga mencerminkan upaya dalam mencapai GreenMetric UMA melalui peningkatan keterlibatan sosial dan kontribusi pada komunitas lokal.
Dr. Walid Mustafa menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian integral dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. “Kami sangat antusias untuk berkolaborasi dengan Pemkab Serdang Bedagai dalam program-program strategis pembangunan desa. FISIP UMA siap mengirimkan tenaga ahli dan mahasiswa untuk mendampingi proses pemberdayaan masyarakat desa secara langsung,” ujar Dr. Walid. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah merupakan langkah krusial dalam menjawab tantangan pembangunan yang kian kompleks. “Kampus tidak hanya menjadi pusat ilmu, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat, memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan daerah,” tambahnya, menegaskan peran universitas sebagai agen perubahan.

Wakil Bupati Sergai, H. Adlin Tambunan, menyambut baik kunjungan dan komitmen FISIP UMA. Ia berharap kerja sama ini tidak sekadar menjadi formalitas, namun benar-benar memberikan dampak positif dalam penguatan kelembagaan dan profesionalitas aparatur desa. “Kami mengapresiasi inisiatif FISIP UMA. Pemerintah sangat terbuka terhadap kolaborasi semacam ini, terlebih dalam upaya mempercepat pembangunan desa yang unggul dan mandiri,” tuturnya. Ini menunjukkan keselarasan visi antara UMA dan pemerintah daerah dalam mencapai tujuan pembangunan bersama.
Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi bersama mengenai rencana tindak lanjut kerja sama dan potensi program-program yang dapat diimplementasikan ke depannya. Beberapa ide yang mengemuka antara lain pelatihan aparatur desa, pendampingan partisipatif masyarakat, hingga penelitian kebijakan berbasis kebutuhan lokal. Seluruh inisiatif ini berorientasi pada pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Meskipun tidak secara langsung disebutkan dalam narasi kegiatan, Biro Informasi, Promosi, dan Kemitraan (BIPK) memiliki posisi strategis yang tak tergantikan dalam memfasilitasi dan mendukung kegiatan kemitraan semacam ini. BIPK berperan sebagai jantung koordinasi yang menghubungkan potensi akademik UMA dengan kebutuhan eksternal, termasuk pemerintah daerah.
Dengan demikian, meskipun pimpinan fakultas yang langsung terlibat dalam penandatanganan, keberhasilan kemitraan ini tak lepas dari peran BIPK dalam mempersiapkan landasan, memfasilitasi pertemuan, dan memastikan potensi kolaborasi UMA dapat terinformasi dengan baik kepada pihak-pihak eksternal. Kunjungan ini merupakan cerminan nyata dari komitmen UMA untuk tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif berkontribusi pada pembangunan daerah, sejalan dengan visi GreenMetric dan SDGs.
