Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Biro Inovasi dan Kemitraan – Universitas Medan Area
Call Support 0877-4950-1591
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • BERANDA
  • TENTANG
    • PROFIL
    • VISI DAN MISI
    • STRUKTUR ORGANISASI BIK
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • ARSIP
    • APLIKASI
      • PERUSTAKAAN
      • REPOSITORI
    • MAHASISWA ASING
      • PENDAFTARAN MAHASISWA ASING
      • IZIN BELAJAR MAHASISWA ASING
      • PENYETARAAN IJAZAH
      • KEBIJAKAN KERJASAMA
    • DOSEN KEPAKARAN
      • TEKNIK
      • EKONOMI DAN BISNIS
      • PERTANIAN
      • HUKUM
      • ISIPOL
      • PSIKOLOGI
      • SAINS DAN TEKNOLOGI
      • AGAMA ISLAM
    • HELPDESK
  • MOU & MOA
    • TEMPLATE MOU DAN MOA
    • IMPLEMENTATION AGREEMENT
    • DAFTAR KERJASAMA
      • 2024
      • 2023
      • 2022
      • 2021
      • 2020
      • 2019
      • 2018
      • 2017
      • 2016
      • 2015
  • id
    • en
    • id

Penyakit Akibat Gangguan Sirkulasi Sistemik: Kajian Mekanisme dan Dampaknya terhadap Kesehatan

Posted on May 31, 2025 by admin
0

Sirkulasi sistemik merupakan bagian dari sistem kardiovaskular yang bertanggung jawab dalam mendistribusikan darah kaya oksigen dari jantung ke seluruh jaringan tubuh, serta membawa darah terdeoksigenasi kembali ke jantung. Fungsi ini sangat vital karena berhubungan langsung dengan oksigenasi jaringan, pengangkutan nutrien, pembuangan limbah metabolik, dan regulasi homeostasis. Ketika terjadi gangguan pada sistem ini, berbagai penyakit sistemik serius dapat muncul, yang berisiko tinggi terhadap morbiditas dan mortalitas.

Jenis Gangguan Sirkulasi Sistemik

1. Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah kondisi di mana terjadi penumpukan plak lemak di dinding arteri sistemik, yang menyebabkan penyempitan lumen dan berkurangnya elastisitas pembuluh darah. Penyumbatan aliran darah ini menghambat perfusi jaringan, dan dapat memicu penyakit jantung koroner, stroke iskemik, serta gangguan perifer.

2. Hipertensi Arterial

Hipertensi terjadi ketika tekanan darah dalam arteri meningkat secara kronis. Kondisi ini menyebabkan beban kerja ventrikel kiri meningkat, yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan hipertrofi ventrikel kiri dan gagal jantung. Selain itu, tekanan tinggi dapat merusak endotel vaskular dan mempercepat proses aterosklerotik.

3. Gagal Jantung Kongestif (CHF)

Gagal jantung terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara efisien ke seluruh tubuh. Pada konteks sirkulasi sistemik, gagal jantung kiri menyebabkan kongesti pada paru-paru, sementara gagal jantung kanan dapat menimbulkan edema perifer dan gangguan pada perfusi organ sistemik seperti hati dan ginjal.

4. Tromboemboli Sistemik

Kondisi ini terjadi akibat terbentuknya trombus (bekuan darah) yang kemudian terlepas dan menyumbat arteri sistemik. Akibatnya, suplai darah ke jaringan tertentu terganggu secara tiba-tiba, yang dapat menyebabkan infark miokard, stroke, atau iskemia anggota gerak bawah.

5. Syok Sirkulasi

Syok merupakan kondisi penurunan perfusi jaringan sistemik secara global, yang menyebabkan hipoksia seluler dan disfungsi organ multipel. Terdapat beberapa tipe syok yang memengaruhi sirkulasi sistemik, seperti syok hipovolemik, syok kardiogenik, dan syok septik.

Dampak Fisiologis dan Klinis

Gangguan pada sirkulasi sistemik berdampak luas terhadap fungsi fisiologis tubuh. Iskemia jaringan yang berkepanjangan dapat mengakibatkan nekrosis sel, disfungsi organ, dan dalam kasus akut, kematian jaringan. Selain itu, gangguan sirkulasi juga memperburuk prognosis penyakit metabolik seperti diabetes mellitus dan penyakit ginjal kronik.

Diagnosis dan Penanganan

Penegakan diagnosis dilakukan melalui pendekatan klinis dan penunjang, seperti:

  • EKG, ekokardiografi, dan angiografi untuk mendeteksi gangguan jantung dan pembuluh darah

  • CT angiogram untuk evaluasi trombus atau aneurisma

  • Doppler ultrasound untuk menilai aliran darah perifer

Penanganan mencakup pendekatan farmakologis (seperti antihipertensi, antiplatelet, atau vasodilator), serta intervensi medis seperti pemasangan stent, bypass vaskular, atau terapi trombolitik.

Kesimpulan

Gangguan sirkulasi sistemik merupakan kondisi medis yang kompleks dan memiliki konsekuensi serius terhadap fungsi organ vital. Pencegahan melalui pola hidup sehat, kontrol faktor risiko (seperti tekanan darah dan kolesterol), serta deteksi dini sangat penting dalam menurunkan angka kesakitan akibat penyakit-penyakit ini. Peran aktif masyarakat dan tenaga kesehatan menjadi kunci dalam menangani dan meminimalkan dampak dari gangguan sirkulasi sistemik.

INSTAGRAM

LOKASI

Kaitan UMA

Webmail Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
0811-6103-888
[email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 42402994
0811 607 259
[email protected]

STATISTIK

  • 4
  • 2,075
  • 720
  • 372,298
  • 223,773
© 2026 Biro Inovasi dan Kemitraan - Universitas Medan Area