UMANews – Universitas Medan Area (UMA) terus memperluas jangkauan kontribusinya hingga ke tingkat daerah di Sumatera Utara. Pada Selasa, 7 April 2026, UMA secara resmi melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar. Momentum ini mempertegas komitmen UMA untuk hadir di tengah masyarakat sebagai katalisator pembangunan daerah melalui integrasi pendidikan, riset, dan pemberdayaan ekonomi.

Prosesi penandatanganan yang berlangsung di Ruang Kerja Walikota ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat tinggi Pemerintah Kota Pematangsiantar. Wakil Rektor Bidang Riset, Bisnis, dan Kerja Sama, Ahmad Rafiki, BBA, MMgt., Ph.D, yang hadir mewakili Rektor UMA, memaparkan visi besar di balik kolaborasi ini.
Menurutnya, Kota Pematangsiantar memiliki posisi geografis yang sangat vital sebagai titik penghubung (hub) antara pusat kota Medan dan Deli Serdang menuju kawasan pariwisata internasional di Simalungun dan Samosir.
“Pematangsiantar memiliki potensi besar untuk menjadi hub kelas dunia. UMA siap menjadi katalisator dalam mewujudkan visi tersebut melalui berbagai program pendampingan dan inovasi yang tepat sasaran,” ujar Ahmad Rafiki.
Walikota Pematangsiantar menyambut antusias rencana program kerja yang diajukan oleh UMA. Beliau menegaskan akan segera menginstruksikan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan koordinasi teknis guna mengimplementasikan butir-butir kesepakatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran UMA. Pematangsiantar memiliki banyak putra-putri daerah yang berpotensi dan berprestasi. Kami siap mendukung mereka melalui program beasiswa agar dapat menempuh pendidikan tinggi di UMA dan kembali untuk membangun kota ini,” tegas Walikota.

Kepala Biro Inovasi dan Kemitraan (BIK) UMA, Dian Fajar Prayoga, S.Kom., menambahkan bahwa pendekatan yang diambil di Pematangsiantar akan disesuaikan dengan karakteristik wilayahnya yang non-agraris.
“Karena Pematangsiantar berfokus pada sektor jasa dan perdagangan, maka konsentrasi utama kami adalah pengembangan ekosistem bisnis UMKM. Kami ingin memastikan Pematangsiantar tidak hanya menjadi perlintasan, tetapi menjadi pusat ekonomi kreatif yang mendukung penuh industri pariwisata di sekitarnya,” jelas Dian.
Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi mengenai langkah-langkah konkret yang akan diambil dalam waktu dekat. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah serta memperkuat reputasi UMA sebagai perguruan tinggi unggulan yang berdampak langsung bagi kemajuan Sumatera Utara.
