Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Biro Inovasi dan Kemitraan – Universitas Medan Area
Call Support 0877-4950-1591
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • BERANDA
  • TENTANG
    • PROFIL
    • VISI DAN MISI
    • STRUKTUR ORGANISASI BIK
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • ARSIP
    • APLIKASI
      • PERUSTAKAAN
      • REPOSITORI
    • MAHASISWA ASING
      • PENDAFTARAN MAHASISWA ASING
      • IZIN BELAJAR MAHASISWA ASING
      • PENYETARAAN IJAZAH
      • KEBIJAKAN KERJASAMA
    • DOSEN KEPAKARAN
      • TEKNIK
      • EKONOMI DAN BISNIS
      • PERTANIAN
      • HUKUM
      • ISIPOL
      • PSIKOLOGI
      • SAINS DAN TEKNOLOGI
      • AGAMA ISLAM
    • HELPDESK
  • MOU & MOA
    • TEMPLATE MOU DAN MOA
    • IMPLEMENTATION AGREEMENT
    • DAFTAR KERJASAMA
      • 2024
      • 2023
      • 2022
      • 2021
      • 2020
      • 2019
      • 2018
      • 2017
      • 2016
      • 2015
  • id
    • en
    • id

Keadilan Akses Informasi: Digitalisasi Perpustakaan bagi Mahasiswa Disabilitas dan Daerah Terpencil

Posted on February 27, 2026February 28, 2026 by Dian Fajar Prayoga
0

Pendidikan adalah hak asasi, namun akses terhadap sumber ilmu sering kali terhambat oleh tembok fisik dan jarak geografis. Dalam visi Rektor Green Digital University, perpustakaan masa depan tidak lagi diukur dari seberapa besar gedungnya, melainkan seberapa luas aksesnya.

Melalui digitalisasi perpustakaan, kampus mewujudkan pilar SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) dengan memastikan keadilan akses informasi bagi setiap mahasiswa, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik maupun yang berada di daerah terpencil (3T).

Perpustakaan Digital: Solusi Hijau untuk Ilmu Tanpa Batas

Mengapa digitalisasi perpustakaan menjadi bagian dari Sustainable Campus?

  • Zero Paper Waste: Mengurangi kebutuhan pencetakan fisik dan penggandaan buku yang menghabiskan kertas.

  • Low Carbon Footprint: Mahasiswa tidak perlu melakukan perjalanan fisik ke kampus hanya untuk meminjam buku, sehingga mengurangi emisi transportasi.

  • Durabilitas Informasi: Buku digital tidak rusak dimakan usia, memastikan warisan ilmu pengetahuan tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Menuju SDG 16: Keadilan bagi yang Tak Terjangkau

SDG 16 menuntut lembaga untuk menjadi inklusif dan memberikan akses terhadap informasi publik. Berikut adalah bagaimana program Green Digital University menjawab tantangan tersebut:

1. Inklusivitas untuk Mahasiswa Disabilitas

Teknologi perpustakaan digital kini dilengkapi dengan fitur Text-to-Speech untuk tunanetra atau antarmuka yang ramah bagi penyandang disabilitas motorik. Ini adalah bentuk keadilan (Justice) nyata, di mana keterbatasan fisik bukan lagi penghalang untuk meraih literatur berkualitas.

2. Menembus Batas Geografis (Daerah 3T)

Banyak mahasiswa Indonesia yang berasal dari daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Dengan sistem Cloud Library, mereka tetap bisa mengakses jurnal internasional dan buku teks terbaru dari kampung halaman. Hal ini menciptakan kesetaraan peluang akademik antara mahasiswa di pusat kota dan di pelosok negeri.

3. Kelembagaan yang Tangguh & Terpercaya

Perpustakaan digital yang terintegrasi memastikan bahwa referensi yang digunakan mahasiswa adalah valid dan terverifikasi. Institusi yang mampu menyediakan data akurat secara merata adalah institusi yang tangguh dalam menghadapi tantangan era disinformasi.

Dampak Positif bagi Ekosistem Akademik

Implementasi program ini membawa perubahan signifikan bagi wajah universitas:

  1. Peningkatan Literasi: Kemudahan akses meningkatkan minat baca dan kualitas riset mahasiswa.

  2. Efisiensi Ruang: Area fisik perpustakaan dapat dialihfungsikan menjadi ruang kolaborasi hijau (co-working space) yang lebih interaktif.

  3. Konektivitas Global: Digitalisasi memudahkan kolaborasi antarperpustakaan dunia (inter-library loan) secara instan.

Kesimpulan: Ilmu untuk Semua, Tanpa Terkecuali

Visi Green Digital University bukan sekadar tentang kecanggihan perangkat lunak, melainkan tentang meruntuhkan hambatan akses demi keadilan sosial. Dengan mendigitalisasi perpustakaan, kita sedang membangun fondasi SDG 16 yang kuat—sebuah dunia di mana informasi mengalir adil kepada siapa pun, di mana pun, dan dalam kondisi apa pun.

Karena pada akhirnya, perpustakaan terbaik adalah yang bisa “menyentuh” tangan setiap mahasiswa, meski hanya melalui layar ponsel.

INSTAGRAM

LOKASI

Kaitan UMA

Webmail Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
0811-6103-888
[email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 42402994
0811 607 259
[email protected]

STATISTIK

  • 5
  • 1,161
  • 378
  • 380,351
  • 226,137
© 2026 Biro Inovasi dan Kemitraan - Universitas Medan Area