Pematang Siantar, 2 Juli 2025 – Universitas Medan Area (UMA) hari ini resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan STIKOM Tunas Bangsa Pematang Siantar. Penandatanganan ini berlangsung di kampus STIKOM Tunas Bangsa Pematang Siantar dan menjadi tonggak penting dalam upaya kolaboratif untuk memajukan pendidikan serta mendukung keberlanjutan.

Acara penandatanganan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua belah pihak. Dari UMA, hadir Bapak Dr. Ir. Rahmad Syah, M.Kom Asean, Eng, APEC, Eng, selaku Wakil Rektor Bidang Riset, Publikasi, dan Kemitraan, didampingi oleh Bapak Dian Fajar Prayoga, S.Kom, Kepala Biro Informasi Promosi dan Kemitraan (BIPK) Universitas Medan Area. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan keseriusan dan komitmen UMA dalam menjalin kerja sama strategis.

Keterlibatan Biro Informasi Promosi dan Kemitraan (BIPK) UMA dalam inisiatif ini sangat menonjol. Sebagai unit yang bertanggung jawab atas informasi, promosi, dan pengembangan kemitraan, BIPK memainkan peran krusial dalam memfasilitasi terjalinnya kerja sama ini. Bapak Dian Fajar Prayoga menjelaskan bahwa peran BIPK adalah memastikan bahwa setiap kemitraan yang dibangun tidak hanya memperluas jaringan UMA, tetapi juga mempromosikan nilai-nilai dan keunggulan akademik universitas, serta menciptakan peluang kolaborasi yang bermanfaat bagi seluruh civitas akademika.

Kemitraan antara UMA dan STIKOM Tunas Bangsa ini memiliki relevansi kuat dengan komitmen UMA terhadap Sustainable Development Goals (SDGs). Kerja sama ini diharapkan dapat berkontribusi pada pencapaian beberapa poin SDGs, terutama dalam aspek pendidikan berkualitas (SDG 4) melalui pertukaran pengetahuan dan program bersama, serta kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17) yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi.
Selain itu, MoU ini juga sejalan dengan inisiatif GreenMetric Universitas Medan Area. Sebagai salah satu universitas yang aktif dalam pemeringkatan kampus berkelanjutan, UMA terus berupaya untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek kegiatannya, termasuk melalui kemitraan. Diharapkan, kolaborasi ini akan mendorong praktik-praktik ramah lingkungan dan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan di kedua institusi.

Kerja sama ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang untuk penelitian bersama, pengembangan program akademik, serta pengabdian kepada masyarakat yang inovatif. Baik UMA maupun STIKOM Tunas Bangsa optimistis bahwa kemitraan ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Utara.
